BERITAZONA24.COM -
Komitmen Polri untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali
diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur. Kapolri Jenderal Listyo
Sigit Prabowo meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di
Provinsi Riau, Selasa (7/7/2026).
Peresmian yang dipusatkan di
Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, tersebut menjadi salah satu agenda
utama kunjungan kerja Kapolri dalam rangkaian peringatan Hari
Bhayangkara ke-80.
Dengan rampungnya pembangunan tahap kedua ini,
total Jembatan Merah Putih Presisi yang berhasil dibangun Polda Riau
kini mencapai 110 unit, tersebar di berbagai kabupaten dan kota di
Provinsi Riau.
Kapolri bersama rombongan tiba di lokasi peresmian
dan disambut dengan prosesi pemasangan tanjak sebagai bentuk
penghormatan adat Melayu Riau.
Rangkaian kegiatan kemudian
dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari persembahan,
pembukaan acara, pembacaan doa, serta pemutaran video selayang pandang
yang menampilkan perjalanan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di
berbagai wilayah Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau
Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa pembangunan 80 Jembatan Merah
Putih Presisi bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, melainkan
ikhtiar bersama untuk memperkuat keterhubungan sosial, memperluas akses
masyarakat terhadap pelayanan publik, sekaligus membuka ruang
pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Kapolda menjelaskan,
berbagai kajian menunjukkan bahwa kemajuan suatu daerah sangat
ditentukan oleh kualitas konektivitas, tingkat kepercayaan sosial, serta
kemampuan masyarakat membangun kerja sama kolektif.
"Karena
itu, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya
kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ujarnya.
Menurutnya,
kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang diimplementasikan oleh Kapolri
Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perspektif baru dalam
pelaksanaan tugas kepolisian.
Polri tidak hanya hadir sebagai
institusi penegak hukum, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas
berbagai persoalan masyarakat dengan memperkuat kohesi sosial, membangun
modal sosial, serta menghadirkan pengabdian yang nyata.
“Atas
nama keluarga besar Polda Riau, kami menyampaikan rasa bangga dan terima
kasih kepada Bapak Kapolri atas kepemimpinan, keteladanan, dan tunjuk
ajar yang telah diberikan kepada kami. Dari beliau kami belajar bahwa
keamanan lahir dari kepercayaan, kepercayaan melahirkan partisipasi,
partisipasi melahirkan kolaborasi, dan kolaborasi akan melahirkan
ketahanan sosial sebagai fondasi kemajuan masyarakat,” ujar Irjen Herry.
Irjen
menegaskan, pemahaman tersebut menjadi pijakan Polda Riau dalam
membangun 80 Jembatan Merah Putih Presisi yang dipersembahkan sebagai
kado Hari Bhayangkara ke-80 untuk masyarakat Provinsi Riau.
Ia
juga menyampaikan apresiasi kepada Plt Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku
Tambusai, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, para relawan,
serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mendukung
pembangunan jembatan tersebut.
“Semoga seluruh kebaikan yang
telah kita lakukan bersama menjadi manfaat yang terus dirasakan
masyarakat hari ini dan menjadi warisan bagi anak cucu kita di masa yang
akan datang,” katanya.
Usai sambutan, Kapolri melakukan dialog
interaktif dengan masyarakat penerima manfaat. Dialog dilaksanakan
secara virtual dengan masyarakat Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan,
serta secara langsung dengan masyarakat Kota Dumai.
Dalam
dialog tersebut, Kapolri mendengarkan secara langsung berbagai cerita
dan testimoni masyarakat mengenai manfaat kehadiran Jembatan Merah Putih
Presisi yang telah membuka akses transportasi, memperlancar aktivitas
ekonomi, serta mempermudah masyarakat memperoleh layanan pendidikan dan
kesehatan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan
penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya 80 Jembatan Merah
Putih Presisi Tahap II, dilanjutkan peninjauan langsung ke jembatan yang
menjadi lokasi peresmian.
Kapolri juga menyerahkan tali asih dan paket sembako kepada perwakilan masyarakat sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan.
Menutup
seluruh rangkaian peresmian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Riau yang berhasil
menghadirkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi bagi masyarakat di
berbagai wilayah Provinsi Riau.
Kapolri menegaskan, pembangunan
jembatan tersebut merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo
Subianto agar Polri tidak hanya menjalankan tugas memelihara keamanan
dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi atas
kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berdampak langsung.
“Saya
mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh
jajaran yang telah bekerja keras melaksanakan arahan dan tugas dari
Bapak Presiden. Hari ini kita meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
Tahap II. Dengan tambahan ini, total jembatan yang telah dibangun Polda
Riau mencapai 110 unit,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, jembatan
yang dibangun bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi menjadi
akses yang membuka kesempatan masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang
lebih baik.
Kehadiran jembatan akan mempermudah anak-anak
menuju sekolah, memperlancar akses pelayanan kesehatan, sekaligus
mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan aktivitas
ekonomi masyarakat.
“Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya
di desa-desa dan wilayah yang selama ini aksesnya terbatas, memperoleh
manfaat nyata dari pembangunan ini. Dengan konektivitas yang semakin
baik, anak-anak lebih mudah bersekolah, masyarakat lebih mudah mengakses
pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh sehingga
kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” katanya.
Jenderal
bintang empat ini juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus
memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Indonesia. Menurutnya,
gotong royong yang melahirkan Program Jembatan Merah Putih Presisi
merupakan modal penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Mari
kita bersama-sama menjaga semangat kebersamaan ini agar harapan
masyarakat, harapan bangsa, dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045
dapat kita wujudkan bersama,” tutup Kapolri.
Jembatan yang
menjadi lokasi peresmian menghubungkan Jalan Perintis RT 02 Kelurahan
Bumi Ayu dengan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03 Kelurahan Bukit Datuk,
Kecamatan Dumai Selatan.
Kehadirannya diharapkan semakin
memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah,
mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memudahkan
akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Program
Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu inovasi Polda Riau
yang dibangun melalui semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah
daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
Hingga pertengahan tahun
2026, sebanyak 110 jembatan telah berdiri di berbagai pelosok Provinsi
Riau sebagai simbol kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan,
tetapi juga ikut membangun konektivitas, memperkuat kohesi sosial, dan
menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (ap)
0 Komentar